Kebijakan Strategi Pendidikan Vokasi Indonesia

Agustus 29, 2018 oleh : superadmin-vo

Masa Ta’aruf pada hari kedua (28 Agustus 2018) dilaksanakan workshop tentang pendidikan vokasi di selatan gedung AR. Fahruddin A.  Acara tersebut, diisi oleh Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D. yang merupakan Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada.

Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, meliputi program pendidikan diploma. Lulusan pendidikan vokasi akan mendapat gelar vokasi. Dalam rangka Masa Ta’aruf (Mataf) TA 2018/2019 ini, Bapak Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D.  selaku narasumber pada mataf ini menyampaikan sebagai mahasiswa vokasi harus menjadi mahasiswa yang berani tampil berbeda dengan yang lainnya. Mahasiswa vokasi harus menciptakan produk yang berguna serta memiliki softskill dan hardskill yang diwujudkan dalam sertifiksi sehingga memiliki ciri khas sendiri dibandingkan dengan lulusan strata 1. Lulusan vokasi diharapkan menjadi lulusan yang siap kerja dan dapat bersaing dengan lulusan yang lainnya.